Follow Us @soratemplates

Senin, 09 Juli 2018

Kembali Melemaskan Jemari



“Memulai itu sulit. Tapi yang lebih sulit itu mempertahankannya.”

Benarlah kalimat pembuka tadi. Memulai sesuatu pasti sulit setengah mati, nah mempertahankannya ini juga tak kalah sulit, sampai tiga per empat mati. Hoho.

Yes. Pernah merasakan demikian ? pastilah pernah dong ? iya kan ? iya dong ? bagaimana sulitnya kita memulai sesuatu itu. Sebagai contoh bagaimana rasanya kita dulu saat awal pertama kali memulai memutuskan untuk berhijrah yang tadinya rambut tergurai kemana-mana lalu memutuskan untuk menutupnya ? menyempurnakan hijab sesuai dengan apa yang Allah perintahkan. Gimana ? sulit kan ?  

Nah, yang tak kalah sulit itu ternyata adalah mempertahankannya atau istiqomah. Yaps, sebab istiqomah butuhkan ilmu. Butuhkan lingkaran motivasi dan pengingat. Jika keduanya (ilmu dan pengingat) itu tak ada  dan tak dicari, maka kita akan mudah melepaskan azzam yang sudah kita mulai.

Termasuk hari ini, rasa-rasanya kurang greget lagi atas azzam yang sudah pernah dibuat. Menulis minimal satu minggu sekali tuk taklukan deadline. Masya Allah, Asstaghfirullah Ya Allah.

Bissmillah Tawakaltu Alallah.. Mencoba mulai kembali melemaskan jemari dan menuangkan ide yang ada pada benak, menebar kebaikan melalui aksara. Karena sejatinya menulis itu adalah seni menyampaikan kebenaran (Asri Supatmiati). 

Menuangkan ide melalui aksara inilah, semoga kelak bisa menjadi ladang pahala mengalir saat kelak kita sudah tiada. Aamiin Ya Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar