Follow Us @soratemplates

Rabu, 27 Juni 2018

Merindui Taman-taman Surga

Pernahkah bertanya seberapa indah surga ? Membayangkannya saja hati ini takjub. Berbinar penuh harap. Merindu pada waktu. Dambaan semua insan.

Surga adalah tempat terindah dengan segala kenikmatan. Segala gemerlap dunia hanya setetes dibandingkan dengan pesona keindahan surga. Diciptakan-Nya untuk manusia yang taqwa.


Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata.

Mereka bersandar diatasnya berhadap-hadapan,

Mereka dikelilingi oleh anak muda yang tetap muda,

dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air mengalir,

Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,

dan daging burung apa pun yang mereka inginkan,

Ada bidadari-bidadari yang bermata indah,

Laksana mutiara tersimpan baik.

Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan. (TQS. Al-Waqi'ah : 15-24)

Memejamkan mata merenungi firmanNya, amatlah rindu akan hari itu. Pesona surga begitu menawan. FirmanNya jualah kabar bagi insan yang iman. Akhirat kampung halaman abadi nan hakiki.

Aroma harum surga telah dikabarkan RasulNya, dapat dicium sejauh-jauhnya. Jika saja surga yang dirindukan amatlah panjang perjalanan, terjal dan berliku. Namun sebetulnya keindahan taman-taman surga dunia bisa kita rengkuh saat ini.

Indahnya Taman Surga Dunia

"Jika kalian melewati taman surga maka berhentilah. Mereka bertanya, ”Apakah taman surga itu?” Beliau menjawab, "Halaqoh dzikir (majelis Ilmu).” (Riwayat At-Tirmidzi).
Iya itulah taman-taman surga. Taman surga yang RasulNya kabarkan. Adalah memenuhi undangan untuk kita hadir di majelis-majelis ilmu, dihalaqoh-halaqoh, berkumpul dengan para pengharap ridhoNya, menuntut ilmu, saling nasihat-menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.

"Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah Allah, mereka membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang ada didekatnya. Barangsiapa yang kurang amalannya, maka nasabnya tidak mengangkatnya." (Riwayat Muslim).
Ma shaa Allah. Nikmatnya taman-taman surga itu. Tanpa kita tahu ternyata Allah memberikan empat kenikmatan jika kita duduk di taman-taman surgaNya.

Yang pertama kita akan mendapatkan ketenangan hati. Kemudian rahmat Allah akan mengalir. Dan siapa yang tak inginkan do'a dari para penduduk langit (malaikat) ? Do'a yang tak pernah Allah tolak. Malaikat akan mendo'akan yang baik-baik jika kita duduk di majelis ilmu. Juga pujian siapa lagi selain pujian tertinggi yang didapat manusia selain pujian dari Allah ? Ma shaa Allah.
Jika kita amat merindu surga. Maka seharusnya kita lebih rindu akan taman surga yang bisa kita penuhi hari ini. Sebelum kita diminta kembali oleh-Nya ke kampung halaman azali.

Tapi sayang, masih banyak manusia yang sibuk dengan urusan dunianya. Hingga merasa tak ada waktu untuk hadir duduk menikmati taman surga. Masih banyak yang merasa sibuk dengan perniagaan, pekerjaan, urusan rumah tangga, urusan anak, dan sederet alasan lainnya. Padahal, jika sejengkal saja kita mendekati Allah, maka Dia akan melangkah pada kita. Jika saja kita melangkah mendekati Allah, maka Dia akan berlari menghampiri kita. Artinya, dengan niat sungguh-sungguh dan mengupayakan maksimal untuk hadir duduk di majelis ilmu, niscaya Allah akan memudahkan segalanya.

Para Perindu Surga

Duhai muslimah yang selalu tertaut hatinya pada pencipta semesta. Segala aktivitas harian kita janganlah jadikan rantai gajah yang lantas dijadikan alasan untuk kita tidak menghadiri undangan RasulNya. Duduk bersama bidadari-bidadari dunia yang mengejar cinta-Nya di majelis-majelis ilmu.
Kita yang butuh ilmu. Bukan ilmu yang membutuhkan kita. Ilmu Allah itu luas. Luas sekali. Di taman-taman surga-Nya lah kita bisa mendapatkan ilmu. Lalu kita amalkan sebagai kelak bekal dikehidupan yang abadi.



Tulisan ini tayang di solihat,net. Selengkapnya silakan buka link :

http://sholihah.net/2018/01/20/merindui-taman-taman-surga/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar